Pasca Pilkada 2024, Polres Madiun Kota Gelar Pengajian Sebagai Upaya Cooling System
MediaRakyat | KOTA MADIUN – Dalam upaya menjaga keseimbangan spiritual dan menciptakan suasana kondusif pasca Pilkada Serentak 2024, Polres Madiun Kota Polda Jatim menggelar Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personelnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus sebagai bagian dari upaya "cooling system" demi menjaga stabilitas keamanan.
Pengajian yang berlangsung di Masjid Al Muchlisin Polres Madiun Kota dihadiri oleh seluruh jajaran personel, dimulai dengan salat sunah berjamaah, Yasinan, dan doa bersama. Acara dipandu oleh KH. Zainal Abidin AlHafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhlotul Jannah, Jalan Jambu, Kota Madiun.
Wakapolres Madiun Kota, Kompol Supiyan, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan lahir dan batin, yang sangat penting bagi anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
"Dengan rasa syukur, alhamdulillah, hingga saat ini wilayah hukum Polres Madiun Kota tetap aman dan kondusif pasca Pilkada," ujar Wakapolres, Jumat (13/12).
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan Pilkada Serentak 2024 merupakan hasil sinergi antara Polres Madiun Kota dengan TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya.
"Dengan tausiyah dari Pak Kyai, kami berharap energi positif terus terjaga untuk melaksanakan tugas menjaga harkamtibmas serta melayani masyarakat dengan lebih baik," imbuhnya.
Dalam tausiyahnya, KH. Zainal Abidin AlHafidz mengingatkan pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai dasar dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Keberhasilan menjalankan tugas tak lepas dari ridho dan pertolongan Allah SWT. Karena itu, marilah kita terus meningkatkan iman dan taqwa, bukan sekadar slogan, tetapi sebagai pondasi kokoh untuk bertugas dengan integritas dan profesionalisme," tuturnya.
KH. Zainal menambahkan bahwa iman yang teguh akan menuntun setiap anggota untuk berpegang pada nilai kebenaran dan keadilan. Sementara itu, takwa yang mendalam akan membantu menghindari segala bentuk penyimpangan dan perbuatan tercela.
"Dengan iman dan takwa, kita akan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik institusi," pungkas KH. Zainal Abidin AlHafidz.


